Kamis, 11 Agustus 2011

Cara Instalasi XAMPP

 

XAMPP merupakan sebuah paket instalasi untuk PHP, APACHE dan MySQL. Dengan menggunakan XAMPP, kita tidak perlu lagi repot menginstall ketiga software itu secara terpisah. XAMPP dapat di download di http://www.apachefriends.org/en/index.html. Berikut ini adalah cara menginstall XAMPP.

  1. Jalankan file xampp-win32-1.4.12-installer.exe (atau versi lainnya)
  1. Kemudian akan tampil pilihan untuk memilih bahasa ketika proses instalasi berjalan. Silakan pilih  bahasa Indonesian atau English, kecuali anda menguasai bahasa lainnya. Pada contoh ini saya memilih bahasa Indonesian karena saya cinta bahasa Indonesia. clip_image001
  1. Proses instalasi akan dimulai. Klik Maju untuk memulainya. clip_image002
  1. Akan muncul lisensi software. Silahkan membacanya jika anda mau, tetapi saya lebih suka untuk tidak membacanya karena terlalu banyak. Klik Saya Setuju untuk melanjutkan.clip_image003
  1. Selanjutnya silakan anda pilih lokasi install untuk XAMPP. Kemudian klik installclip_image004
  1. Tunggu beberapa saat sampai proses instalasi selesai.clip_image005
  1. Instalasi selesaiclip_image006
  1. Sampai tahap ini, berarti kita sudah menginstal XAMPP. Itu berarti kita sudah selesai menginstall PHP, APACHE dan MYSQL. Langkah selanjutnya adalah menjalankan servicenya.
  1. Jalankan XAMPP Control Panel yang ada di desktop. Atau anda juga dapat menjalankan XAMPP Control Panel dari menu Start -> All Programs -> apachefriends -> xampp -> xampp control panel. clip_image007
  1. Nyalakan Apache dan Mysql dengan mengklik tombol Start. Buka web browser anda, lalu ketikkan http://localhost. Jika tampilannya seperti di bawah ini, maka apache sudah terinstall dengan benar.clip_image009
  1. Sekedar informasi saja, document root milik XAMPP terletak pada folder E:\Program Files\apachefriends\xampp\htdocs. Hal ini disebabkan karena saya menginstall XAMPP pada folder E:\Program Files\apachefriends.

Jumat, 11 Februari 2011

Gejala, Pantangan & Ramuan untuk Penyakit DM, Asam Urat, Hypertensi, Hipotensi, Kolesterol, Stroke dan Asma

 

Berikut ini kami uraikan tentang gejala, ramuan tradisional, makanan yang dianjurkan dan makanan yang harus dipantang pada penderita diabetes mellitus (kencing manis),  asam urat tinggi, hypertensi (tekanan darah tinggi), hipotensi (tekanan darah rendah),  kolesterol tinggi, stroke, dan penyakit asma, seperti berikut ini :

A. KENCING MANIS / DIABETES MELLITUS (normal: 60 – 140 mg/dl)

GEJALANYA:
Mudah masuk angin, pusing kepala, ujung jari-jari kesemutan, gampang kesemutan bagian kaki, nafsu makan bertambah banyak, mata sebentar kabur sebentar terang (penglihatan kabur), kembung mudah sakit maag, mudah terkilir atau sakit persendian, beser kencing, air kencingnya dikerumuni semut, cepat lapar, haus, letih, mengantuk, jantung berdebar mengipas, telapak kaki dan tangan dingin, tidak tahan udara panas atau hawa dingin, kalau sudah mulai parah timbul gatal-gatal dan luka, gatal di daerah kelamin atau lipatan paha, disfungsi ereksi pada pria,
keputihan pada vulva vagina.

RAMUAN PENGOBATAN:
Sambiloto (daun), kumis kucing (daun), mengkudu/pace (buah), tapak dara, daun/batang/akar), jamblang/duwet (kulit batang, daun, daging buah), jati (daun muda), duku (biji), pare (buah), terong-ngor (buah), lidah buaya (daging daun), lamtoro ( biji buah tua), mahoni (biji), daun salam, ciplukan (semua bagian), sambung nyawa (daun), krokot, minyak wijen.

MAKANANNYA:
Jagung kuning dan beras merah.

MAKANAN PANTANG:
Kurangi yang manis tapi jangan berhenti total agar tidak terkena sakit lever. Daging kambing/sapi/ kerbau, udang, kepiting, terasi, jeroan, lemak, pisang ambon, durian, air kelapa, sirup, lemon, buah manis seperti mangga, duku, rambutan, klengkeng dan anggur.

B. ASAM URAT TINGGI (normal: L: 3,4-7,0 mg/dl, P: 2,4-5,7 mg/dl)

Asam urat dapat menimbulkan rematik/encok, sakit sendi lutut, pinggang, punggung, pinggul, pundak, bahu, mengganggu prostat, saluran dan kandung kemih, darah tinggi, menimbulkan batu ginjal, gagal ginjal, dapat memicu jantung koroner dan diabetes mellitus/kencing manis.

GEJALANYA:
Badan pegal-pegal, sakit otot, sakit persendian lutut, pinggang, punggung, pinggul, pundak, bahu dan sering buang air kecil.

RAMUAN PENGOBATAN:
Meniran (semua bagian), kumis kucing (daun), lengkuas (umbi), jahe (umbi), salam (daun), alpokat (daun), sambiloto (daun), alang-alang (akar), pegagan (daun), buah merah (sari buah), seledri (daun dan batang), tempuyung (daun), pare (buah), daun sendok (biji). Perbanyak minum air putih, minimal 8 gelas sehari.

MAKANAN PANTANG:
Menghindari makanan yang mengandung purin tinggi seperti jeroan, otak, daging sapi/kambing/kerbau, lemak, gorengan, emping, melinjo, kangkung, bayam, es, alkohol, durian, udang, kepiting, cumi-cumi dan teri.

C. TEKANAN DARAH TINGGI / HIPERTENSI
(Normal: sistolik < 140 mmHg, diastolik < 100 mmHg)

GEJALANYA:
Sakit kepala, rasa pegal atau tidak nyaman di tengkuk, perasaan berputar di kepala sampai ingin jatuh, berdebar atau detak jantung terasa cepat dan telinga berdenging.

RAMUAN PENGOBATAN:
Kunyit (rimpang), labu air (daging dan sari buah), selada air (semua bagian), ceplukan (semua bagian), alang-alang (akar), mengkudu/pace (buah), jeruk nipis (air buah), kumis kucing (daun), ketumbar mungsi (biji), pegagan (daun dan akar), buah merah (sari buah), mimba, sembung, tempuyung (daun), daun salam.

MAKANAN PANTANG:
Ikan asin, telur asin, makanan asin/bergaram tinggi, lemak, jeroan, pete, jengkol, daging sapi/kambing/ kerbau, goreng-an, santan kental, telur, durian, bumbu masak kemasan, mentega, kemiri.

D. TEKANAN DARAH RENDAH / HIPOTENSI (sistolik < 100 mmHg)

GEJALANYA:
Mata sering kunang-kunang ketika akan berdiri sehabis duduk, pusing-pusing, badan lemah/lesu, bahu kaku, kehilangan keseimbangan badan, sesak napas, mual, keringat dingin pada kaki dan tangan, haid tidak teratur pada wanita.

RAMUAN PENGOBATAN:
Kopi (minum kopi), bayam (daun), cabe (biji), coklat (biji), lada (biji), patikan kerbau (daun), hati ayam kampung/sapi/ kambing, susu, mentega, keju, jahe merah (umbi).

MAKANAN PANTANG:
Hindari makanan yang pahit-pahit, asam, ketimun

E. KOLESTEROL TINGGI (TOTAL)
(Kadar normal < 200 mg/dl)

Kolesterol menyebabkan asterosklerosis (penyempitan pembuluh darah), jantung koroner, stroke, tekanan darah tinggi dan hiperkolesterolemia.

GEJALANYA:
Stress, pusing kepala terasa berat, sering hilang keseimbangan, sakit bagian tengkuk belakang kepala, apabila sudah mengganggu jantung dada terasa berat dan sakit bagian kiri adakalanya bagian kanan agak sulit bernapas.

RAMUAN PENGOBATAN:
Jeruk manis (daging dan air buah), jeruk nipis (air buah), belimbing wuluh (daging dan sari buah), apel (daging dan sari buah), delima putih (daun dan daging buah), temulawak (rimpang), sambiloto (daun), ciplukan (daun), kumis kucing (daun), nenas (sari pati buah yang matang), buah merah (sari buah), alpokat mentah, jagung muda, daun sembung, kubis, akar manis, kunyit dan pepaya.

MAKANAN PANTANG:
Otak, telur, jeroan, lemak, santan, gorengan, durian, alpokat, udang, kepiting, cumi-cumi, ikan asin, telur asin, mentega.

F. STROKE AKIBAT KOMPLIKASI

PENYEBABNYA:
Tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, asam urat tinggi, pengapuran, diabetes, stress sehingga terjadi pengerasan dan penyempitan serta penyumbatan pada pembuluh darah di otak, adakalanya menimpa pembuluh darah di jantung.

GEJALA AWAL:
Kepala pusing terasa berat, pegal atau sakit bagian tengkuk belakang kepala, sempoyongan hilang keseimbangan, baal kesemutan bagian tangan sampai jari-jari.

RAMUAN PENGOBATAN:
Sambiloto (daun), temu putih (umbi), kumis kucing (daun), pegagan (daun), jahe merah (umbi), jahe (umbi), langkuas merah (umbi), tempuyung (daun), daun dewa (daun dan umbi), iler (daun), buah makasar (buah), sambung nyawa (daun), mengkudu/pace (buah), tapak dara (daun), alang-alang (akar), sambang darah (daun), mahkota dewa (buah), murbei (daun dan bunga), temulawak (umbi).

MAKANAN PANTANG:
Semua jenis daging (kecuali ikan air tawar), gorengan, santan kental, nasi uduk, nasi ulam, nasi kebuli, kue bolu, martabak, mentega, keju, jeroan, susu, bumbu masak kemasa, telur, buah-buahan yang tebal kulitnya seperti durian, nangka, jengkol, pete, telur asin, ikan asin, kecap asin, emping, es, minuman beralkohol.

G. ASMA

Orang yang sering mendapat serangan sesak nafas, batuk, mengeluarkan riak yang lengket dan bersin dikatakan menderita penyakit asma. Serangan asma dapat ringan dapat pula berat, sehingga penderita tidak dapat tidur, lalu duduk sambil menarik nafas dalam. Penderita asma berat, terlihat kepala dan dadanya turun naik, suara nafas terdengar keras. Biasanya mengeluarkan nafas lebih sulit daripada menarik nafas, batuk sering disertai muntah.

PENYEBABNYA:
Asma sering timbul karena alergi terhadap sesuatu. Debu, sari bunga, makanan dan obat. Peradangan, tekanan jiwa dan terlalu emosi dapat menambah berat serangan asma. Udara dingin, bau bensin, bau pintu yang baru dicat dan asap rokok dapat pula menimbulkan serangan  asma.

RAMUAN PENGOBATAN:
Randu (daun), bidara upas (umbi), kunyit putih (umbi), kemukus (daun), klengkeng (buah), putri malu (daun dan tangkai), ceremai (akar), buah merah (sari buah).

MAKANAN PANTANG:
Makanan berkolesterol tinggi, lemak-lemak, jeroan, otak, ubi jalar, santan kental

Creating Your Own PHP Function

What is a function? A function in its simplest form is a set of instructions. We call it (usually feeding data into it at the same time), and it either outputs something, performs an action or returns the result of the instructions to the script. Most of the time we use PHP's built in functions, such as md5(), explode(), preg_match()etc. But sometimes it is useful for us to create our own functions to use in the same way we do the built in functions. A function has several basic parts:

  • The identifier, this is the "name" of the function, and it is the keyword required to call the function where it is required. This can me something like myfunction, in which case the function would be called with myfunction().
  • The parameters, these are the arguments the function takes when it is called, and are listed from left to right as first, second, third parameters. For example, the function myfunction($foo,$bar) has two parameters, $foo and $bar. $foo is the first, and $bar the second.
  • The body of the function, this contains the statements that the function executes when it is called. These can be anything you wish depending on the purpose of the function.
Step 2

Why use them? User-defined Functions are a very important part of coding any sizable application, they allow the coder to write less code, and makes changes to one part of a complex program much faster and more effectively than with basic procedural code. The main reason for this is that it allows you to re-use the code that you have already written, for example, say you have an operation that takes ten lines of code to achieve each time it's called, by making this code a seperate entity and using it every time those statements are required you avoid repetition of code and thereby reduce the total number of lines more and more drastically the more times the function is required.

Step 3

To create functions we use the keyword "function". This keyword tells the PHP engine that the next block of code will be a custom function. After this we name the function, then add the parameters in brackets and then define the content of the function within curly braces. Here is an example of a custom function:

<?php   // array randarr(int $num [, int $min=0 [, int $max=100 ]])
//
// Create an array of integers between
// a minimum and maximum value.
function randarr($num,$min=0,$max=100) // Define the function.
{
// The code within these curly braces is the body of the function.
$arr = array(); // Create an array.
for($i=0; $i < $num; $i++)
$arr[] = rand($min,$max); // Add $num integers to the array.
return $arr; // Return the array created.
// End of function.
}   ?>

Step 4

Calling functions: In this example we have made a function that creates an array of random numbers, we can then call the function with randarr(), the name of the function. For example, if we saved the above code in a file called funcs.php then we might call it like so:

<?php   require_once('funcs.php'); // Include our randarr() function   $array = randarr(5,50,80); // Create an array with five integers between 50 and 80.
print_r($array); // Output our array.   /*
Outputs something like this:
Array
(
[0] => 66
[1] => 74
[2] => 62
[3] => 52
[4] => 69
)
*/   ?>

Step 5

Optional Parameters: In many cases we do not want to define all of the parameters every time we execute the function, and to facilitate this we use optional parameters. To create an optional parameter we simply assign the parameters a default value when we declare the function using the = (equals) operator. In randarr the second two parameters ($min and $max) are optional parameters, and the function can be called without them. If we wanted the function to use our default range of 0-100 then we would call the function like this:

<?php   require_once('funcs.php'); // Include our randarr() function   $array = randarr(5); // Create an array with five integers within our default range (0-100).
print_r($array); // Output our array.   /*
Outputs something like this:
Array
(
[0] => 46
[1] => 38
[2] => 79
[3] => 56
[4] => 97
)
*/   ?>

We could also call the function with only one of the optional parameters, but the first parameter is required every time you call the function. Attempts to call it without non-optional parameters will cause an error. As you can see, by placing that function in another file and using require_once() to include it into other pages we can create these arrays in two lines instead of the four it would take otherwise.

Step 6

Applications of Functions: You can apply functions to larger applications too. For example, you may require a library of common functions for a web application, and place them all in one globally included file, or extend functions into class methods with Object-Oriented coding. Once you understand functions many long and previously complex programs become simple to write and maintain. And that's all you need to know about functions :-)

Minggu, 06 Februari 2011

MIKROTIK STEP BY STEP

 

Sekilas Mikrotik

Mikrotik sekarang ini banyak digunakan oleh ISP, provider hotspot, ataupun oleh pemilik warnet. Mikrotik OS menjadikan computer menjadi router network yang handal yang dilengkapi dengan berbagai fitur dan tool, baik untuk jaringan kabel maupun wireless.

Dalam tutorial kali ini penulis menyajikan pembahasan dan petunjuk sederhana dan simple dalam mengkonfigurasi mikrotik untuk keperluan-keperluan tertentu dan umum yang biasa dibutuhkan untuk server/router warnet maupun jaringan lainya, konfirugasi tersebut misalnya, untuk NAT server, Bridging, BW manajemen, dan MRTG.

Versi mikrotik yang penulis gunakan untuk tutorial ini adalah MikroTik routeros 2.9.27

Akses mirotik:

  1. via console

Mikrotik router board ataupun PC dapat diakses langsung via console/ shell maupun remote akses menggunakan putty (www.putty.nl)

  1. via winbox

Mikrotik bisa juga diakses/remote menggunakan software tool winbox

  1. via web

Mikrotik juga dapat diakses via web/port 80 dengan menggunakan browser

Memberi nama Mirotik

[ropix@IATG-SOLO] > system identity print

name: "Mikrotik"

[ropix@IATG-SOLO] > system identity edit

value-name: name

masuk ke editor ketik misal saya ganti dengan nama IATG-SOLO:

IATG-SOLO

C-c quit C-o save&quit C-u undo C-k cut line C-y paste

Edit kemudian tekan Cltr-o untuk menyimpan dan keluar dari editor

Kalo menggunakan winbox, tampilannya seperti ini:

clip_image002

Mengganti nama interface:

[ropix@IATG-SOLO] > /interface print

Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running

# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU

0 R ether1 ether 0 0 1500

1 R ether2 ether 0 0 1500

[ropix@IATG-SOLO] > /interface edit 0

value-name: name

Nilai 0 adalah nilai ether1, jika ingin mengganti ethet2 nilai 0 diganti dengan 1.

masuk ke editor ketik missal saya ganti dengan nama local:

local

C-c quit C-o save&quit C-u undo C-k cut line C-y paste

Edit kemudian tekan Cltr-o untuk menyimpan dan keluar dari editor

Lakukan hal yang sama untuk interface ether 2, sehingga jika dilihat lagi akan muncul seperti ini:

[ropix@IATG-SOLO] > /interface print

Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running

# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU

0 R local ether 0 0 1500

1 R public ether 0 0 1500

Via winbox:

clip_image004

Pilih menu interface, klik nama interface yg ingin di edit, sehingga muncul jendela edit interface.

Seting IP Address :

[ropix@IATG-SOLO] > /ip address add

address: 192.168.1.1/24

interface: local

[ropix@IATG-SOLO] > /ip address print

Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic

# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE

0 192.168.0.254/24 192.168.0.0 192.168.0.255 local

Masukkan IP addres value pada kolom address beserta netmask, masukkan nama interface yg ingin diberikan ip addressnya.Untuk Interface ke-2 yaitu interface public, caranya sama dengan diatas, sehingga jika dilihat lagi akan menjadi 2 interface:

[ropix@IATG-SOLO] > /ip address print

Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic

# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE

0 192.168.0.254/24 192.168.0.0 192.168.0.255 local

1 202.51.192.42/29 202.51.192.40 202.51.192.47 public

Via winbox:

clip_image006

Mikrotik Sebagai NAT

Network Address Translation atau yang lebih biasa disebut dengan NAT adalah suatu metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP. Banyaknya penggunaan metode ini disebabkan karena ketersediaan alamat IP yang terbatas, kebutuhan akan keamanan (security), dan kemudahan serta fleksibilitas dalam administrasi jaringan.

Saat ini, protokol IP yang banyak digunakan adalah IP version 4 (IPv4). Dengan panjang alamat 4 bytes berarti terdapat 2 pangkat 32 = 4.294.967.296 alamat IP yang tersedia. Jumlah ini secara teoretis adalah jumlah komputer yang dapat langsung koneksi ke internet. Karena keterbatasan inilah sebagian besar ISP (Internet Service Provider) hanya akan mengalokasikan satu alamat untuk satu user dan alamat ini bersifat dinamik, dalam arti alamat IP yang diberikan akan berbeda setiap kali user melakukan koneksi ke internet. Hal ini akan menyulitkan untuk bisnis golongan menengah ke bawah. Di satu sisi mereka membutuhkan banyak komputer yang terkoneksi ke internet, akan tetapi di sisi lain hanya tersedia satu alamat IP yang berarti hanya ada satu komputer yang bisa terkoneksi ke internet. Hal ini bisa diatasi dengan metode NAT. Dengan NAT gateway yang dijalankan di salah satu komputer, satu alamat IP tersebut dapat dishare dengan beberapa komputer yang lain dan mereka bisa melakukan koneksi ke internet secara bersamaan.

Misal kita ingin menyembunyikan jaringan local/LAN 192.168.0.0/24 dibelakang satu IP address 202.51.192.42 yang diberikan oleh ISP, yang kita gunakan adalah fitur Mikrotik source network address translation (masquerading) . Masquerading akan merubah paket-paket data IP address asal dan port dari network 192.168.0.0/24 ke 202.51.192.42 untuk selanjutnya diteruskan ke jaringan internet global.

Untuk menggunakan masquerading, rule source NAT dengan action 'masquerade' harus ditambahkan pada konfigurasi firewall:

[ropix@IATG-SOLO] > /ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=public
 
Kalo menggunakan winbox, akan terlihat seperti ini:
clip_image008


clip_image010 clip_image012



Mikrotik sebagai Transparent web proxy


Salah satu fungsi proxy adalah untuk menyimpan cache. Apabila sebuah LAN menggunakan proxy untuk berhubungan dengan Internet, maka yang dilakukan oleh browser ketika user mengakses sebuah url web server adalah mengambil request tersebut di proxy server. Sedangkan jika data belum terdapat di proxy server maka proxy mengambilkan langsung dari web server. Kemudian request tersebut disimpan di cache proxy. Selanjutnya jika ada client yang melakukan request ke url yang sama, akan diambilkan dari cache tersebut. Ini akan membuat akses ke Internet lebih cepat.

Bagaimana agar setiap pengguna dipastikan mengakses Internet melalu web proxy yang telah kita aktifkan? Untuk ini kita dapat menerapkan transparent proxy. Dengan transparent proxy, setiap Browser pada komputer yang menggunakan gateway ini secara otomatis melewati proxy.

Mengaktifkan fiture web proxy di mikrotik:

[ropix@IATG-SOLO] > /ip proxy set enabled=yes

[ropix@IATG-SOLO] > /ip web-proxy set

cache-administrator= ropix.fauzi@infoasia.net

[ropix@IATG-SOLO] > /ip web-proxy print

enabled: yes

src-address: 0.0.0.0

port: 3128

hostname: "IATG-SOLO"

transparent-proxy: yes

parent-proxy: 0.0.0.0:0

cache-administrator: "ropix.fauzi@infoasia.net"

max-object-size: 8192KiB

cache-drive: system

max-cache-size: unlimited

max-ram-cache-size: unlimited

status: running

reserved-for-cache: 4733952KiB

reserved-for-ram-cache: 2048KiB

Membuat rule untuk transparent proxy pada firewall NAT, tepatnya ada dibawah rule untuk NAT masquerading:

[ropix@IATG-SOLO] > /ip firewall nat add chain=dstnat in-interface=local src-address=192.168.0.0/24 protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=3128

[ropix@IATG-SOLO] > /ip firewall nat print

Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic

0 chain=srcnat out-interface=public action=masquerade

1 chain=dstnat in-interface=local src-address=192.168.0.0/24 protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=3128

Pada winbox:

1. Aktifkan web proxy pada menu IP>Proxy>Access>Setting ( check box enable)

clip_image014




2. Setting parameter pada menu IP>Web Proxy>Access Setting>General

clip_image016


3. Membuat rule untuk transparent proxy pada menu IP>Firewall>NAT

clip_image018


clip_image020clip_image022



Transparent proxy dengan proxy server terpisah/independent

Web Proxy built in MikroTik menurut pengamatan saya kurang begitu bagus dibandingkan dengan proxy squid di linux, squid di linux lebih leluasa untuk dimodifikasi dan diconfigure, misalkan untuk feature delay-pool dan ACL list yang berupa file, belum ada di mikrotik seri 2.9.x.

Biasanya kebanyakan orang lebih suka membuat proxy server sendiri, dengan PC Linux/FreeBSD dan tinggal mengarahkan semua client ke PC tersebut.

Topologi PC proxy tersebut bisa dalam jaringan local ataupun menggunakan ip public.

Konfigurasinya hampir mirip dengan transparent proxy, bedanya adalah pada rule NAT actionnya yaitu sbb:

clip_image020[1] clip_image024

Dalam contoh diatas 192.168.0.100 adalah IP proxy server port 8080


Mikrotik sebagai bandwidth limiter

Mikrotik juga dapat digunakan untuk bandwidth limiter (queue) . Untuk mengontrol mekanisme alokasi data rate.

Secara umum ada 2 jenis manajemen bandwidth pada mikrotik, yaitu simple queue dan queue tree. Silahkan gunakan salah satu saja.

Tutorial berikutnya semua setting mikrotik menggunakan winbox, karena lebih user friendly dan efisien.

Simple queue:

Misal kita akan membatasi bandwidth client dengan ip 192.168.0.3 yaitu untuk upstream 64kbps dan downstream 128kbps

Setting pada menu Queues>Simple Queues

clip_image026


Queue tree

Klik menu ip>firewall>magle

clip_image028

clip_image030 clip_image032

Buat rule (klik tanda + merah) dengan parameter sbb:

Pada tab General:

Chain=forward,

Src.address=192.168.0.3 (atau ip yg ingin di limit)

Pada tab Action :

Action = mark connection,

New connection mark=client3-con (atau nama dari mark conection yg kita buat)

Klik Apply dan OK

clip_image034clip_image036

Buat rule lagi dengan parameter sbb:

Pada tab General: Chain=forward,

Connection mark=client3-con (pilih dari dropdown menu)

Pada tab Action:

Action=mark packet,

New pcket Mark=client3 (atau nama packet mark yg kita buat)

Klik Apply dan OK

Klik menu Queues>Queues Tree

clip_image038

Buat rule (klik tanda + merah) dengan parameter sbb:

clip_image040 clip_image042

Pada tab General:

Name=client3-in (misal),

Parent=public (adalah interface yg arah keluar),

Paket Mark=client3 (pilih dari dropdown, sama yg kita buat pada magle),

Queue Type=default,

Priority=8,

Max limit=64k (untuk seting bandwith max download)

Klik aplly dan Ok

Buat rule lagi dengan parameter sbb:

Pada tab General:

Name=client3-up (misal),

Parent=local (adalah interface yg arah kedalam),

Paket Mark=client3 (pilih dari dropdown, sama yg kita buat pada magle),

Queue Type=default,

Priority=8,

Max limit=64k (untuk seting bandwith max upload)

Klik aplly dan Ok


Mikrotik sebagai Bridging


Bridge adalah suatu cara untuk menghubungkan dua segmen network terpisah bersama-sama dalam suatu protokol sendiri. Paket yang diforward berdasarkan alamat ethernet, bukan IP address (seperti halnya router). Karena forwarding paket dilaksanakan pada Layer 2, maka semua protokol dapat melalui sebuah bridge.

Jadi analoginya seperti ini, anda mempunyai sebuah jaringan local 192.168.0.0/24 gateway ke sebuah modem ADSL yg juga sebagai router dengan ip local 192.168.0.254 dan ip public 222.124.21.26.

Anda ingin membuat proxy server dan mikrotik sebagai BW management untuk seluruh client. Nah mau ditaruh dimanakan PC mikrotik tersebut? Diantara hub/switch dan gateway/modem? Bukankah nanti jadinya dia sebagai NAT dan kita harus menambahkan 1 blok io privat lagi yang berbeda dari gateway modem?

Solusinya mikrotik di set sebagai bridging, jadi seolah2 dia hanya menjembatani antar kabel UTP saja. Topologinya sbb:

Internet----------Moderm/router-----------Mikrotik--------Switch/Hub-----Client

Setting bridging menggunakan winbox

1. Menambahkan interface bridge

Klik menu Interface kemudian klik tanda + warna merah untuk menambahkan interface, pilih Bridge

clip_image044

memberi nama interface bridge, missal kita beri nama bridge1

clip_image046

2. menambahkan interface ether local dan public pada interface

Klik menu IP>Bridge>Ports , kemudian klik tanda + untuk menambahkan rule baru:

Buat 2 rules, untuk interface local dan public.

clip_image048 clip_image050

3. Memberi IP address untuk interface bridge

Klik menu IP kemudian klik tanda + untuk menambahkan IP suatu interface, missal 192.168.0.100, pilih interface bridge1 (atau nama interface bridge yang kita buat tadi)

clip_image052

Dengan memberikan IP Address pada interface bridge, maka mikrotik dapat di remote baik dari jaringan yg terhubung ke interface local ataupun public.

Mikrotik sebagai MRTG / Graphing

Graphing adalah tool pada mokrotik yang difungsikan untuk memantau perubahan parameter-parameter pada setiap waktu. Perubahan perubahan itu berupa grafik uptodate dan dapat diakses menggunakan browser.

Graphing dapat menampilkan informasi berupa:

* Resource usage (CPU, Memory and Disk usage)

* Traffic yang melewati interfaces

* Traffic yang melewati simple queues

Mengaktifkan fungsi graping

Klik menu Tool >Graphing>Resource Rules

Adalah mengaktifkan graphing untuk resource usage Mikrotik. Sedangkana allow address adalah IP mana saja yang boleh mengakses grafik tersebu,. 0.0.0.0/0 untuk semua ip address.

clip_image054


Klik menu Tool>Graphing>Interface Rules

Adalah mengaktifkan graphing untuk monitoring traffic yang melewati interface, silahkan pilih interface yg mana yang ingin dipantau, atau pilih “all” untuk semua.

clip_image056

Graphing terdiri atas dua bagian, pertama mengumpulkan informasi/ data yang kedua menampilkanya dalam format web. Untuk mengakses graphics, ketik URL dengan format http://[Router_IP_address]/graphs/ dan pilih dari menu-menu yang ada, grafik mana yang ingin ditampilkan.

Contoh hasil grafik untuk traffic interface public:

clip_image058

Demikian, tutorial yang sedikit penulis sampaikan untuk sekedar membagi ilmu atau menyederhanakan untuk memudahkan pemahaman dari tutorial yang sudah tersedia di situs resmi mikrotik.

Kritik, saran dan pertanyaan silahkan email ke bl4ck_4n6el@yahoo.com

Referensi:

http://www.mikrotik.com/testdocs/ros/2.9/

http://www.indonesiacyber.net/ropix/index.php?pilih=lihat&id=213

Sabtu, 05 Februari 2011

Cara Instalasi Mikrotik Server

clip_image003

 

Langkah awal untuk menginstall router ini adalah dengan tersenyum, bercanda dulu
dengan rekan-rekan, berguyon ria sampe ketawa keras hingga akhirnya teriak
dengan kencang sebanyak 100 kali “INI SANGAT MUDAHHHHHHHHHH”

hehehehe

Setelah berbagai keruwetan pada wireless, kini tiba saatnya kita meng utak atik servernya, disisi jaylangkung.com menggunakan mikrotik untuk manajemen bandwidth serta routernya.

Disini akan di bahas manajemen bandwidth dari speedy, jadi dari modem ADSL
turun kabel RJ45 kmudian masuk ke LAN CARD komputer yang telah di install
mikrotik

Alasannya karena sangat mudah di gunakan, dan spek komputer yang di butuh kan juga bersahabat.

Ok langsung saja proses instalasinya.

Pertama kali yang harus di siapkan adalah komputer server minimal dengan spesifikasi :

· prosesor PII

· Memory 128

· NIC (LANCARD) 2 buah

· Hardisk minimal 1giga

· CDroom

1. Mulailah mendownload mikrotiknya, download ISO nya disini :

http://www.mikrotik.co.id/getfile.php?nf=mikrotik-3.4.iso

2. Kemudian bakar di CD, burning Image

3. Setelah itu, masukkan cd yang tadi telah terisi mikrotik kedalam komputer server
kemudian hidupin komputer tersebut.

4. Tunggu hingga pada komputer muncul seperti dibawah ini :

clip_image005clip_image007

5. Setelah itu tekan tombol ‘a’ (tanpa petik) untuk meng-install semua fasilitas
yang terdapat pada mikrotik

6. Biarkan saja porses berjalan, karena instalasi sedang berlangsung, mulai dari
formating disk hingga proses selesai instalasi, jika muncul tampilan seperti di
bawah ini maka instalasi telah selesai.

7. Setelah proses selesai, download lah tool bawaan mikrotik, (winbox) bisa di

download disini : http://www.mikrotik.co.id/getfile.php?nf=winbox-2.2.11.exe

8. Setelah itu tancapkan kabel dari modem ADSL ke lancard satu pada komputer
yang telah di install mikrotik

9. Kemudian LanCard kedua ke sebuah HUB / swicth untuk jaringan lokal.

10. Instalasi telah selesai dilakukan, sekarang remote komputer server yang telah di
instalasi di atas dengan winbox yang telah kita download, dengan menggunakan
komputer lain

clip_image009clip_image011

11. Pilih router yang tadi kita install, default identity nya mikrotik, username
admin, password kosong

12. Pilih menu Interface, jika telah berjalan dengan benar, maka akan muncul 2
buah interface lancard.

13. Double Klik pada salah interface yang merujuk ke lokal dan beri nama Lokal

clip_image012clip_image014

14. Dengan cara yang sama, Interface yang merujuk ke modem beri nama Publik

15. Setelah itu, pilih menu IP address

16. Muncul Tampilan seperti i bawah ini, kemudian tekan tombol plus + di pojok kiri
nya

clip_image016clip_image018

17. Tambahkan Ip addressnya, misal

IP modem Speedy 192.168.1.1, maka IP pada mikrotik : 192.168.1.2/24 dan berinama

· kemudian tekan tombol plus + di pojok kiri nya, kmudian tambahkan IP
address nya Lancard Satunya lagi :

· misalnya Ip pada lokal 10.10.10.1, maka masukkan IP address

10.10.10.1/27, angka /27 untuk 30 host IP, anda bisa mempelajarinya lebih lanjut tentang konsep subnetting disini :

Konsep dasar IP address : http://www.forummikrotik.com/beginner-

installation/153-konsep-dasar-ip-address.html

· Konsep Subneting : http://www.forummikrotik.com/beginner-

installation/155-konsep-subnetting-siapa-takut.html

18. setelah itu pilih IP dan kemudian pilih sub Menu Routes

clip_image019clip_image021

19. Kmudian masukkan IP gateway nya, dengan cara menekan tombol plus + di
pojok kiri nya yaitu IP dari Modem 192.168.1.1, kmudian tekan tombol OK

20. Setelah semua langkah di atas selesai, langkah selanjutnya adalah mengisi DNS
dengan cara pilih menu IP > DNS

clip_image023clip_image025

21. Pilih Setting dan masukkan IP dns, dengan primary DNS 202.134.1.10

(default speedy) yang kedua secondary DNS 202.134.0.155 (DNS speedy)

22. Setelah selesai tahap akhir yang anda harus lakukan, yaitu membuat rule untuk
bisa di pergunakan secara lokal. Tahap ini sangat penting, dimana komunikasi
lancard 1 dengan lancard 2 diletakkan disini. Inti dari setting diatas ada pada
tahap ini, maka jangan sampe kliru.

23. Pilih IP > Firewall > NAT > General

24. Chain = srcnat, Out interface = Publik (interface tadi yang telah kita beri
nama publik) kmudian pilih action = masquerade kemudian tekan tombol OK
untuk mengakhirinya

clip_image027clip_image029

25. lakukan restart pada router dengan cara menekan New Terminal , kmudian
menggetikkan script system reboot, dan teken Y

 

26. Setelah selesai restart lakukan pengecekan dangan cara ping, masuk pada New
terminal ping pada gateway 192.168.1.1, ping pada DNS 202.134.1.10, kalo
terjadi replay brarti router udah OK

[admin@rt/rw_2] > ping 202.134.1.10

202.134.1.10 64 byte ping: ttl=60 time=60 ms
202.134.1.10 64 byte ping: ttl=60 time=62 ms
202.134.1.10 64 byte ping: ttl=60 time=80 ms
202.134.1.10 64 byte ping: ttl=60 time=77 ms
202.134.1.10 64 byte ping: ttl=60 time=77 ms

8 packets transmitted, 8 packets received, 0% packet loss round-trip min/avg/max = 60/73.5/80 ms

[admin@rt/rw_2] >

27. Jika terjadi Riquest Time Out, brarti anda tinjau ulang pada router anda atau
pada lancard anda, atau pada modem anda, atau pada koneksi anda dengan
speedy

28. Sekarang instalasi bisa di katakan telah selesai, tinggal meneruskan IP ke semua

client dimulai dari 10.10.10.2 dan setersunya hingga subnet yang kita buat tadi 30 host

10.10.10.30 karena