DELAPAN bulan menekuni bisnis esek-esek, Yunita alias Keyko (27) asal Pulau Dewata, Bali, ternyata sudah dikenal beberapa pejabat di seluruh tanah air. Meski tidak menyebut nama mereka satu persatu, mucikari tergolong kelas kakap yang memiliki dua anak itu, mengakui hal itu dihadapan penyidik.
"Yang pesan macam-macam, pelanggan saya ada juga dari kalangan pejabat dari Jakarta, Surabaya dan beberapa kota lain, tapi saya nggak tahu siapa namanya. Mereka (para pejabat) pesan lewat telepon. Kalau pejabat yang di Jakarta dan cocok dengan foto cewek yang ada di Surabaya, baru saya antar ke Jakarta," aku Keyko kepada penyidik, Senin (10/9/2012) di Mapolrestabes Surabaya.
Pejabat yang memesan “ayam” ke Keyko itu juga berasal dari berbagaik kelas, mulai pejabat tinggi, pejabat teras, maupun pengusaha-pengusaha berkelas di Ibu Kota. " Sekali lagi saya tidak tahu siapa nama mereka. Yang penting harganya cocok, ya ceweknya saya kirim ke pemesan," lanjut Kyoko yang berkulit kuning itu.
Karena cewek-cewek yang ditawarkan merupakan gadis-gadis yang rata-rata berprofesi sebagai model, tarif yang ditawarkan Keyko cukup fantastis. Untuk sekali main, perempuan 27 tahun itu membandrol anak buahnya Rp 1,5 juta. "Setiap hari, satu cewek bisa dapat order dua sampai tiga kali. Dari hasil orderan itu, saya menerima 25 persen saja," terang dia.
Sementara untuk biaya transportasi dan hotel, Keyko menerangkan kalau itu ditanggung sendiri oleh si pemesan.
Seperti diberitakan sebelumnya, anggota Jatanum Satreskrim Polrestabes Surabaya yang dipimpinan Iptu Iwan Hari P, berhasil membekuk mucikari kelas kakap di daerah Bali. Penangkapan itu, bermula dari penangkapan polisi terhadap seorang anak buah Keyko yang beroprasi di Surabaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar